Showing posts with label Visit Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Visit Indonesia. Show all posts

Wednesday, April 6, 2011

Amazing!! Raja Ampat digunakan untuk Shooting Film kelas DUNIA!!


Indonesia, tempat saya tinggal merupakan negara yang kaya dan subur. Kaya akan sumber daya alam dan keindahan alam yang tak ternilai harganya. Mungkin sudah biasa anda mendengar BALI tempat surganya wisata. Tapi tunggu dulu, pernah kah mendengar Raja Ampat?
Kepulauan Raja Ampat merupakan rangkaian empat gugusan pulau yang berdekatan dan berlokasi di barat bagian Kepala Burung (Vogelkoop) Pulau Papua. Secara administrasi, gugusan ini berada di bawah Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat. Kepulauan ini sekarang menjadi tujuan para penyelam yang tertarik akan keindahan pemandangan bawah lautnya. Empat gugusan pulau yang menjadi anggotanya dinamakan menurut empat pulau terbesarnya, yaitu Pulau Waigeo, Pulau Misool,Pulau Salawati, dan Pulau Batanta. Rajaampat, atau Empat Raja adalah salah satu kabupaten di Provinsi Papua Barat, Indonesia.Raja Ampat memiliki 610 pulau. Empat dari mereka adalah pulau Misool, Salawati, Batanta, dan Waigeo.
Rajaampat terkenal dengan keindahan menawan yang laut. Laut yang didominasi biru, hijau, dan putih. Warna yang muncul karena pengaruh penyebaran terumbu karang di laut dangkal dan dalam. Ini menjadi daya tarik wisata untuk mengunjungi Raja Ampat.
Papua Diving adalah satu-satunya resor yang menawarkan wisata bawah laut yang eksotis di daerah Raja Ampat. Papua Diving banyak dikunjungi oleh wisatawan penggemar diving yang berdiri selama berhari-hari dan bahkan sampai satu bulan untuk menelusuri kontur dari dasar laut Raja Ampat. Mereka tampaknya tidak ingin kembali ke negara mereka karena hal ini adalah “pulau surga yang tak lain di bumi”.
Sedangkan berita tentang kawasan wisata Rajaampat akan jadi lokasi shooting seperti diberitakan di Vivanews.com berikut ini.
Kawasan wisata Rajaampat di Papua Barat akan menjadi lokasi “shooting” bagi film kelas dunia yang rencananya dilakukan pada 2011.
“Saya sudah sepakat dengan produser film kelas dunia untuk menjadikan Rajaampat sebagai lokasi shooting,” kata Menteri Kebudayaan dan Pariwisata (Menbudpar), Jero Wacik, di Jakarta, Rabu. Namun, Menteri Jero Wacik menyatakan belum akan mempublikasikan terlebih dahulu siapa produser film yang dimaksud.
Pihaknya telah menawarkan sejumlah lokasi “shooting” di antaranya Rajaampat, Bunaken, dan Wakatobi, terutama untuk keindahan bawah lautnya.
“Dan mereka sudah menyatakan bersedia untuk menggarap film berlatar Rajaampat,” katanya.
Wacik berpendapat, upaya menjadikan destinasi wisata Indonesia sebagai latar film sangat bagus dan efisien sebagai bentuk promosi pariwisata Indonesia dalam bentuk film.
Melalui film, orang akan lebih mudah mengenal sebuah destinasi wisata dan mengingatnya dalam waktu yang lama.
Sebelumnya, Bali telah terpromosikan ke dunia internasional melalui film yang dibintangi Julia Robert berjudul Eat Pray and Love.
Melalui film itu, Bali menjadi makin terkenal di tingkat dunia karena film tersebut ditonton oleh jutaan orang di dunia.
Gala premier film tersebut di Hollywood beberapa waktu lalu juga dinilai Menteri Wacik mendapat sambutan yang luar biasa dari masyarakat film di Amerika Serikat.

Friday, December 10, 2010

Raja Ampat PAPUA


Namanya adalah Raja Ampat, kalau dilihat, nama ini tidak begitu terkenal? bener ga?hehe... Raja Ampat yang berlokasi di Papua tepatnya di Papua Barat merupakan sebuah kabupaten di Papua Barat yang memiliki kekayaan bahari yang sangat menarik untuk pariwisata.


Dalam sebuah situs berita online terkemuka Raja Ampat merupakan tempat wisata bahari terbaik di DUNIA. Amazing!! Indonesia mempunyai kekayaan alam yang begitu Luar Biasa.
Kabupaten Raja Ampat letaknya terpencil di Papua Barat. Kawasan ini menyimpan sejuta keindahan bawah laut. Wisata bahari Raja Ampat dikenal sebagai salah satu dari 10 wisata menyelam terbaik di dunia.

Pesona dan kekayaan alam bawah laut, menjadi andalan Kabupaten Raja Ampat menembus persaingan dunia pariwisata di Indonesia dan dunia. Kawasan ini dikenal sebagai pusat sumber daya alam tropis terkaya di dunia.

Sebagai daerah kepulauan, satu-satunya transportasi antar pulau dan penunjang kegiatan masyarakat Raja Ampat adalah angkutan laut. Demikian juga untuk menjangkau Waisai, ibu kota kabupaten. Bila menggunakan pesawat udara, lebih dulu menuju Kota Sorong. Setelah itu, dari Sorong perjalanan ke Waisai dilanjutkan dengan transportasi laut. Sarana yang tersedia adalah kapal cepat berkapasitas 10, 15 atau 30 orang. Dengan biaya sekitar Rp. 2 juta, Waisai dapat dijangkau dalam waktu 1,5 hingga 2 jam.

Meskipun masih berusia dini, Raja Ampat mampu menyedot wisatawan mancanegara sebanyak 5 ribu orang per tahun pada 2009. Targetnya, kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 6 ribu di tahun 2010.

Monday, November 29, 2010

Wisata Three in One Maros


Begitu melewati loket, suara air sungai yang mengalir terdengar jelas. Tidak lebih dari sepuluh langkah dari loket, langsung terhampar pemandangan alam yang menyejukan mata. Yang menonjol dari pemandangan alam tersebut adalah air terjun Bantimurung.

Air terjun itu berasal dari luapan air yang mengalir dari atas dan merambah batu cadas dengan ketinggian sekitar 30 meter dari permukaan tanah. Air terjun tersebut bergemuruh sepanjang hari. Uniknya, pemandangan alam itu bisa dinikmati seraya berenang dikolam alami di dekat air terjun tersebut. Airnya terasa sejuk karena memang berasal dari mata air pegunungan.


Pengunjung bisa sekedar berendam menikmati kesejukan air atau berenang diantara cekungan-cekungan sungai dibawah air terjun itu. Lelah berenang, pengunjung bisa beristirahat di pondok-pondok kecil yang terletak di tepi sungai.

Istirahat setelah lelah berenang terasa lebih lengkap dengan tersedianya jajanan khas Maros. Diantaranya adalah songkolo, makanan khas ini berbahan dari beras ketan yang diberi santan. Ada juga makanan yang lebih berat seperti nasi kuning yang disajikan bersama mie goreng, oseng-oseng tempe dan ikan teri.

Waktu yang pas berkunjung ke Bantimurung adalah pada bulan Maret. Pada peak season tersebut, biasanya pengelola melengkapi lokasi wisata itu dengan permainan anak-anak. Salah satunya adalah BomBom Car .

Setelah menikmati air terjun Bantimurung, perjalanan bisa dilanjutkan dengan menyusuri gua prasejarah. Gua Batu dan Gua Mimpi. Dua gua tersebut menyajikan stalaktit dan stalakmit. Bentuknya panjang dan runcing. Bagian tengahnya mempunyai lubang rambut.

Sedikit perjuangan ekstra perlu dilakukan untuk mencapai dua gua tersebut. Dua gua itu berada di lereng gunung Bulusaraung atau tepat di atas air terjun Bantimurung. Tersedia ribuan anak tangga untuk mencapai gua-gua itu. Hal tersebut tentu menjadi tantangan yang menyenangkan bagi penggemar petualangan.

Begitu selesai mendaki ribuan anak tangga, pengunjung langsung disuguhi pemandangan mulut gua Mimpi. Perlu bantuan lampu penerang untuk masuk dan menikmati keindahan stalaktit dan stalakmit di gua itu. Konon, panjang gua tersebut mencapai 800 meter.

Secara umum, stalaktit yang menggantung di langit-langit gua berbentuk panjang meruncing. Namun ada beberapa yang berbentuk unik, seperti ayam, kucing dan wajah bayi. Stalaktit yang paling menarik perhatian adalah stalaktit yang memunculkan suara khas saat dipukul.

Perlu kehati-hatian saat menyusuri gua tersebut. Sebab, banyak kelelawar yang bergantungan di langit-langit gua. Perjalanan Menyenangkan dan menantang itu perlu waktu sekitar 30 menit.
Tantangan menyenangkan justru berada di ujung perjalanan. Agar bisa keluar dari gua Mimpi, pengunjung harus berjalan mendaki dan menembus beberapa celah kecil di ujung gua.

Setelah menyelesaikan perjalanan menembus gua, pengunjung baru bisa memahami kenapa tempat itu disebut gua Mimpi. Semua yang dialami saat masuk, menyusuri sampai keluar dari gua tersebut terasa seperti dalam mimpi.

Sunday, November 28, 2010

Ular Suci Tanah Lot




Ini adalah cerita yg beredar di kalangan masyarakat sekitar Tanah Lot ttg ULAR penjaga areal tsb. Kalo anda pernah ke Tanah Lot, didepan areal pura, tepatnya dibawah goa karang, anda akan menemukan bapak-bapak yg duduk sambil membawa lampu senter didalam goa. Nah disitulah terdapat Ular suci atau Holy Snake… Ular tsb sebenarnya adalah jenis Ular Laut yg berwarna hitam putih. Lihat saja ekornya, pasti pipih seperti halnya jenis ular laut yg lain. Besarnya kira2 sekitar jempol tangan orang dewasa saja dan tidak terlalu panjang. Biasanya muncul disana 2 ekor, kadang 3 ekor saja, bahkan saat-saat tertentu bisa mencapai 5 ekor.


Yg saya tahu, jenis ular laut termasuk ular yg mematikan, racunnya lebih ganas daripada cobra. Tapi yg di Tanah lot ini sangat jinak, bisa dipegang dan dielus. Ular ini disebut dgn Ular Suci karena diyakini bahwa mereka ditugaskan utk menjaga areal Pura Tanah Lot. Dari story yg saya denger, induk ular ini dulunya adalah IKAT PINGGANG dari Dang Hyang Nirartha (Dang Hyang Dwijendra) yg merupakan pendeta suci dari Jawa. Dalam perjalanan Beliau keliling Bali, Beliau sempat singgah di Tanah Lot dan mengajarkan agama Hindu Siwa kpd penduduk sekitar yg notabene adalah kaum nelayan. Disamping itu, Beliau juga memberikan pengobatan kepada masyarakat setempat. Saat akan meninggalkan Pura Tanah Lot, Beliau menaruh ikat pinggangnya sebagai bukti bahwa Beliau pernah singgah disana, sekaligus dijadikan oleh Beliau ikat pinggang itu dijadikan penjaga pura.

Ada satu mitos yg kebenarannya terserah kepada kita, jika orang yg sedang pacaran dan membawa pacarnya berkunjung ke Tanah Lot dan melihat ular tsb, akan mengakibatkan bubarnya hubungan pacaran tsb. Percaya atau tidak. Tapi jika anda tidak membawa pacar, dalam arti sendiri atau pacarnya ga ikut, atau bawa keluarga dan teman, silahkan melihat ular itu dan memegangnya sambil berdoa dalam hati. Mudah2an doa anda tsb terkabul. Jangan lupa menaruh sedikit uang untuk donation di kotak yg telah disediakan disana. Tapi sekali lagi ini hanya mitos, mau percaya yah silahkan, enggak percaya-pun no problem. Yang pasti, kalau liburan ke Bali tanpa mampir di Tanah Lot, bukan ke Bali namanya…hehehehhe…

Saturday, November 27, 2010

Arung Jeram di Talaga Waja


Mendengar kata Rafting, langsung terbayang deh ama yg namanya sugai dengan air yg mengalir deras. Yah, sebuah wisata arung jeram yg fun banget. Kebetulan Jumat kemaren ketemu dengan teman lama, namanya Oka, saat saya makan siang di Sanur. Biasalah, ngobrol2 gitu. Trus dia nanya apakah saya masih kerja di Spa? Saya jawab udah engak lagi, sekarang hanya nyopir ajah anterin orang2 tour. Teman saya ini dulunya punya travel agent Korea yg cukup besar. Tapi dia cerita sekarang travel lagi lesu dan dia beralih bikin usaha rafting alias arung jeram di Telaga Waja. Dia baru bikin sekitar bulan Juli 2006 yg lalu. Akhirnya singkat cerita dia mengundang saya utk nyobain arung jeram ini besok Minggu.


Hari Minggu pagi saya meluncur ke lokasi arung jeram di Telaga Waja, tepatnya di starting point Dusun Langsat, Kecamatan Rendang, Kab. Karangasem. 1.5 jam kemudian saya nyampe disana dan salah seorang staffnya Oka telah menunggu saya. “Gimana udah siap Bli Komang?”, Tanya dia. “Oooo..siap!!”, kata saya dengan perasaan agak ngeri juga sih ngelihat sungai dan lokasi arung jeramnya. Busyet, saya yg udah pernah nyoba derasnya sungai Ayung melihat kondisi Telaga Waja sedikit keder juga. Ayung hanya grade II, Telaga Waja grade-nya IV. Lebih heboh deh. Setelah proses registrasi selesai, saya diberikan pengarahan oleh intrukturnya ttg hal2 yg harus dilakukan dan diperhatikan saat beraktivitas di sungai nanti. 10 menit kemudian Oka-pun muncul. Rupanya dia berniat menemani saya hari ini mengarungi Telaga Waja. Dengan menggunakan life jacket dan helmet, saya turun di rubber boat yg dipakai. Dan byurrr……pengalaman dimulai. Awalnya tegang juga, tapi setelah boat jalan perasaan itu hilang dan berubah menjadi exciting. Boat saya di-intruktur oleh 2 orang (biasanya 1 boat 1 instruktur, cuman yg naik bossnya jadi dipakai 2 instruktur hehehe). Pemandangan sekitar sungai luar biasa eksotisnya, hijau semuaaa. Belum lagi sawah2 penduduk sekitar…bener2 membuat mata ini fresh. Perjalanan sekitar 2.5 jam mengarungi Telaga Waja emang mantap. Mulai dari pemandangannya yg eksotis, kemudian air2 terjun yg ada di sepenjang alur sungai, perahu yg jumping 2 meter melewati arus deras, dan meloncati Dam Bajing setinggi 4 meter. Selama trip saya dan Oka teriak2 sambil tertawa. Bahkan Oka sempat meminum air disungai yg dia bilang air bersih karena bersumber dari mata air, bukan air sungai. Sayapun ikut nyobain dan sueegeerrr….kayak air mineral oeey. Ternyata air Telaga Waja bersumber dari mata air yg ada di bukit sana dan emang dipakai penduduk sekitar untuk minum, masak dan kebutuhan sehari-hari lainnya.

Setelah 2.5 jam mengarungi derasnya Telaga Waja sepanjang 12.5 km, saya pun sampai di finish point di dusun Tabu Sirang. Wuihhh…basah bener. Kemudian Oka mengajak saya menuju ke restaurant yg merupakan tempat istirahat tamu2 raftingnya sambil menikmati makan siang. Wah, makan siangnya prasmanan, ada nasi goreng, nasi putih, ayam goreng, sayur, sate, salad, dll. Enak banget, apalage lapar abis 2.5 jam ber-arung jeram. “Disini tamu2 boleh makan sepuas-puasnya,” kata Oka sambil memberikan piring kepada saya. Nah sambil makan, saya nanya2 ke Oka apa sih service yg didapat kalau ikutan arung jeram dia di Telaga Waja. Dengan membayar senilai yg sudah ditentukan, tamu akan dijemput dan diantar balik ke hotel tempatnya menginap. Kemudian dilokasi dapat welcome drink the atau kopi, kalau membawa kamera akan dikasi tas yg tidak tembus air, makan buffet, handuk, tempat ganti pakaian dan kamar mandinya, serta yg paling penting adalah insurance cover sampai USD 50.000.-. Oka juga bilang dengan resiko permainan ini, dia juga siap menanggung biaya jika tamu2nya mengalami luka tergores atau patah sekalipun berupa insurance cover sampai nilai sekian. Tapi selama ini sih belum pernah terjadi hal yg seperti itu. Saya mengamininya. Saya pikir mereka pasti sudah survey lokasi dulu. Belum lagi peralatan yg dipakai, internasional standard equipment dan baru semua. Ditambah tenaga instruktur yg experience dan ramah2 banget. Pokoknya worthed and safe banget deh.

Seperti biasa, pengen tahu juga harga/orangnya berapa sama siap ajah yg bisa memainkan rafting ini. “Saya sarankan yg bermain minimal usianya 7 tahun dan maksimal 65 tahun. Harga untuk wisatawan asing itu USD 65.00 dan untuk wisatawan lokal IDR 350.000.-“, kata Oka. Saya pikir worthed sih harga sekian dengan service yg diterima oleh pemakai jasa. Dari info yg saya dapat di internet dan beberapa lokal agent, harga untuk lokal di Telaga Waja Rafting emang IDR 350ribu/pax. Di Ayung yg lokasinya dekat, jalur sungai pendek dan tantangannya tidak seperti di Telaga Waja biasanya dijual IDR 250.000-300.000.-/orang.

- Minimal 2 (dua) orang

Satu hal yg perlu anda ketahui, di sekitar Kuta area, baik itu di hotel counter ataupun dijalanan, banyak yg akan nawarin rafting dgn harga miring bahkan lebih murah dari harga yg saya dapat. Silahkan saja, tapi jgn terkejut kalau service yg diterima jauh dari kenyataan dan kalau anda komplain, mereka akan mengelak bahkan kabur duluan deh…. Yg katanya dapat makan ternyata enggak ada meals, yg sering dan udah pasti ga ada kalau harganya nyampe dibawah 200rb adalah insurance. Anda tidak akan tercover insurance,…kalo saya sih ga mau main arung jeram tanpa insurance. Lebih aman cari yg jelas-jelas aja deh….Arung jeram, siapa takut…????

Naik Perahu ke Pulau Penyu Bali


Bagi anda yg membawa anak2 balita atau SD, naik perahu ke Pulau Penyu adalah salah satu alternatif pilihan yg bisa bikin mereka happy and have fun. Pulau Penyu terletak di desa Tanjung Benoa, sekitar 25 menit drive dari Kuta. Dinamai pulau penyu, karena lokasi ini oleh warga sekitar dijadikan sebagai tempat penangkaran penyu. Ceritanya, hewan penyu era th 1990-an hampir mencapai kepunahannya di Bali. Orang Bali gemar sekali makan daging penyu, karena rasanya enak banget. Belum lagi kalau ada ritual di pura, Penyu adalah salah satu hewan kurban yg wajib ada dan juga wajib untuk dijadikan lawar (makanan khas Bali). Akibatnya, populasi penyu mengalami kemerosotan yg sangat drastis, bahkan nyaris punah. Pemerintah kemudian membuat larangan penangkapan dan jual beli penyu dengan alasan apapun. Kalau itu utk ritual di pura, hanya diperkenankan utk pura2 besar saja dan ritual keagamaan yg bersifat besar, dan hanya 1 ekor saja yg kecil.


Masyarakat Tanjung Benoa sebelum aturan itu dibuat sudah berinisiatif sendiri melakukan konservasi thd satwa penyu. Kebetulan diareal mereka ada sebuah daratan timbul berupa hamparan pasir yg dikelilingi oleh rawa-rawa. Saat air pasang, daratan ini tertutup oleh air laut. Dipilihlah tempat ini sebagai lokasi penangkaran yg sesuai, karena penyu mutlak perlu air laut utk habitat hidupnya, beda dengan kura-kura. Sekali lagi, penyu TIDAK SAMA dengan Kura-kura, beda banget. Kura-kura menggigit, penyu tidak sama sekali. Kura-kura makanannya daging, penyu hanya rumput laut saja. Jadi penyu itu sangat sangat jinak banget. Penyu di lokasi ini populasinya semakin meningkat. Pada saat musim kimpoi, telur-telur yg ada diselamatkan oleh warga dan ditetaskan. Tukik (anak penyu) yg berumur 1 bulan, kira2 50%-nya dilepas kelaut bebas. Sisanya dipelihara utk dibesarkan kembali. Kalau dilepas semua, tukik2 ini kemungkinan akan mati dimangsa predator lain dialam. Kira-kira setelah berumur 1 tahun, 1/2 dari sisa 50% td yg masih hidup akan dilepas kembali ke laut. Sisanya baru dipelihara utk dijadikan indukan.

Untuk mencapai lokasi ini harus menaiki perahu dari pesisir pantai Tanjung Benoa. Perahunya adalah GLASS BOTTOM yg ada kaca dibawahnya. Sebelum menuju pulau penyu, anda akan diajak melihat pemandangan bawah laut Nusa Dua yg indah, penuh dengan ikan-ikan hias dan batu koral. Sambil melemparkan roti yg telah disiapkan oleh sopir boat, anda akan bermain-main dengan beraneka ragam ikan hias disini. Ikan disini hanya suka roti, ga doyan yg lainnya hehehe…Setelah puas, baru diajak jalan ke pulau penyu yg ditempuh hanya dengan 10 menit saja. Di Pulau Penyu, anda akan dipandu oleh warga lokal sambil diajak berkeliling melihat penyu-penyu yg ada. Anda bebas untuk berfoto dengan penyu yg manapun disini. Dari mulai anakan sampai indukannya. Disini juga ada beberapa hewan lain spt burung elang laut, rangkong, kelelawar, dan ular yg sudah jinak dan bisa dipegang sambil anda difoto. Kalau haus, jangan khawatir, kelapa muda tersedia untuk anda disini. Sebelum meninggalkan pulau penyu, kerelaan anda berupa donation sangat diharapkan utk bisa membantu warga setempat membeli makanan penyu-penyu yg ada. So…Let’s make friend with turtle…….

Garuda Wisnu Kencana


Bali terkenal sebagai gudangnya pematung kelas dunia. Patung2 yg ada di Bali biasanya terbuat dari kayu maupun batu dengan ukiran khas Bali yg sangat etnik. Ada sebuah patung yg bagi saya cukup unik dan tentu saja sangat buesaaarrr…yah Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK).GWK terletak di daerah Bukit Ungasan, Pecatu. Ga jauh kok dari Kuta, palingan 30 menit drive. Daerah Ungasan & Pecatu adalah daerah bukit kapur yg sangat tandus. Diatas bukit inilah, Nyoman Nuarta, seorang dosen di ITB Bandung (kalo ga salah) menuangkan idenya membuat sebuah taman budaya (culture park) dengan sebuah patung raksasa didalamnya. Patung Ini adalah patung Garuda Wisnu Kencana.

Wisnu=Dewa Pemelihara dalam Hindu, Garuda=kendaraan dewa Wisnu, sedangkan Kencana=Emas. Jadi Garuda Wisnu Kencana adalah patung dewa Wisnu menaiki burung Garuda sbg kendaraannya dan berwarna keemasan. Patung ini rencananya berketinggian 146 meter dan merupakan patung tertinggi di dunia (liberty statue ajah lewat…). Cuman saat ini yg baru jadi hanyalah patung dewa Wisnu setengah badan tanpa tangan (22 meter) dan patung kepala garuda saja.Tuh liat aja pict saya ama tamu saya Mas Christian didepan patung Wisnu…busyettt….kecil amat yah kitanya..ck ck ck
Areal GWK dikelilingi oleh bukit2 kapur yg dibelah-belah sedemikian rupa. Saya juga heran gimana mereka bisa melakukan hal itu. Belahan bukit berbentuk balok2 kubus ini memang didesain sedemikian rupa sbg sebuah seni yg akan diukir dgn gambaran relief epic Mahabarata dan Ramayana. Hamparan potongan bukit ini mengapit panggung terbuka (Lotus Pond) yg merupakan tempat diadakannya event2 tertentu spt konser musik, gala dinner, dll. Disini juga sering dilakukan pemotretan utk pra wedding, lokasi dan settingnya lumayan keren sih…

Dari ketinggian lokasi GWK, kita akan melihat hamparan pemandangan pulau Bali bagian selatan. Terlihat bagaimana laut mengapit Bali, disebelah kiri juga nampak bandara Ngurah Rai dgn pesawat turun naik, kemudian Kuta, Jimbaran. Disisi kanan terlihat Nusa Dua, Benoa, dan tentu saja pemandangan kota Denpasar. Sayang memang, megaproyek yg rencananya selesai dlm 10th (1995-2005) mengalami kemacetan. Financial problem maybe. Entahlah. Yg jelas, kalo saja proyek ini rampung, hasilnya adalah luar biasaaaa…..

Dreamland Beach


Anda pasti sering denger kan Dreamland?. Betul…Dreamland adalah nama pantai di daerah Bukit Pecatu. Dari Kuta seh sekitar 35 menit drive. Lokasi pas-nya adalah arah GWK-Uluwatu, mmmhh….10 menit drive dr GWK ke Uluwatu, trus dikanan jalan akan terlihat komplek Bali Pecatu Graha (Kuta Golf Link Resort) dgn tembok panjang dan ada patung Garuda Wisnu dan Hanoman. Nah itu jalan masuknya. Masuk ajah melewati pos satpam yang ada dan lanjut drive. Ikuti jalan aspal, nanti anda akan ketemu lagi pos satpam dgn portalnya. Bayar per-mobil IDR 5.000.-..lanjut deh ke arah pantai. Kalo masih bingung pantainya dimana, tanya ajah deh ama satpam yg narik tarif masuk tadi.


Dreamland adalah sebuah pantai yg sangat indah dan eksotis. Dengan hamparan pasir putih halus, batu2 karang terjal, serta ombak yg cukup gede…pantai ini layak dinamakan dreamland (tanah impian). Dreamland adalah hamparan pantai disepanjang Uluwatu area yg merupakan surganya para surfer. Pantai utk surfing dimulai dari Balangan, Dreamland, Bingin, Padang2 dan terakhir di Suluban. Dengan ombak yg mencapai ketinggian sekitar 3-4 meter, surfer mania menjadikan dreamland sbg surga dan arena internasional surfing competition.

Dreamland mulai dikunjungi turis sekitar th 2001. Akses mobil yg mulai gampang adl salah satu faktor ramenya turis2 asing ke Dreamland. Pantai yg berpasir putih dan masih alami, membuat para turis ini nyaman dan betah berlama-lama untuk berjemur (sunbath) bermandikan matahari. Jangan heran kalau disini banyak ditemukan bule2 yg topless…no bra….Mereka menyewa kursi2 pantai kepada penduduk setempat sambil menikmati deburan ombak laut Hindia. Kalo foreingner seh ditawarin ongkos sewa 50rb, tp domestik bisa ditawar…10rb ajah. Disini juga banyak terdapat surfer2 professional yg mencoba menjajal ombak Dreamland, termasuk si Joe yg menjadi bintang dalam acara RCTI “Joe Millionare” itu….Potensi ini dimanfaatkan oleh penduduk setempat untuk menyewakan kamar2 bagi surfer dan membuat cafe2 kecil utk makan dan minum. Sambil menunggu sunset, pengunjung bisa menikmati bir, juice, atau air kelapa. Bagi yg suka photo2, alam Dreamland bisa menjadi lokasi yg sangat romantis dan eksotis.

Anda jangan berpikir kalo jalan ke arah pantai akan seperti pantai Kuta atau Sanur. Jalannya adalah jalan tanah, cukup berdebu, kemudian jelek lagi. Belum ada jalan aspal menuju pantai. Sampai di parkir, anda mesti jalan lagi ke pantai. Kalo pake jalan yg diselatan, tangga turunnya lumayan terjal. Turunnya seh gak masalah, naiknya itu loh…ngos2-an. Mendingan pake jalan yg utara, datar dan langsung ke pantai.

Pasar seni sukawati


Yakin deh saya kalau nama SUKAWATI udah ga asing lage bagi mereka yg pernah maupun belum pernah ke Bali. Sukawati adalah sebuah kecamatan di Kab.Gianyar. Sukawati juga nama desa. Sebenarnya, warga asli Sukawati adalah jagonya pembuat topeng khususnya topeng barong dan rangda serta perajin wayang kulit. Tapi ketenarannya kalah oleh hebohnya pasar seni yg ada disana yaitu Pasar Sukawati.


Pasar sukawati ini terletak sekitar 30km arah timur Denpasar (40 menit drive dari Kuta), dipinggir jalan raya Sukawati. Kalau dari arah Denpasar, pasar seni ada di kiri jalan dan pasar tradisional ada dikanan jalan. Gampang banget nyarinya. Disini ratusan pedagang seni berkumpul menjajakan barang2 seni, mulai dari patung kayu, lukisan, kaos, celana pendek, tas, sandal, dll. Motifnya unik dan khas Bali. Cukup puyeng juga seh kalo masuk kesini, rame banget. Tapi kalau buat yg suka shopping, Sukawati adalah surganya.

Di Sukawati WAJIB MENAWAR. Para pedagang biasanya akan buka harga tinggi. Jangan pake ragu, langsung ajah tawar ke CEBAN alias IDR 10.000.- Mereka ga marah kok, namanya juga menawar. Nah nanti silahkan dilanjutkan negosiasinya. Naikin penawaran jangan kelewatan, cukup dari 10rb jadi 11rb, kemudian naik lage 12rb dstnya sampai tawaran anda mentok. Kalo ga dikasi..cabut ajah, paling dipanggil nantinya ama yg jualan. Kalau ga dipanggil lage artinya tawaran anda ga masuk itungan modal beli dia hehehe..Kalo ajah masuk dan mereka dapat profit walau hanya 1000 perak doang, yakin anda dipanggil kok.


Belanja murah di Sukawati juga harus tetap memperhatikan kualitas barang. Mesti dicek bener kondisinya, jangan sampai ukurannya kekecilan dan tidak sesuai dengan yg terjahit dilabel, atau jahitannya jelek dan lepas. Bila perlu coba langsung disana, ga apa apa kok. Kalau sekedar buat oleh-oleh sih ga masalah. Cuman untuk dipakai sendiri, mendingan cari disekitar Kuta utk kaos-kaos, daster, atau celana pantai. Sandal manik-manik juga kualitasnya agak kurang bagus sih. Apalagi lukisannya, kualitasnya agak dibawah. Lebih baik cari lukisan di Batuan/Ubud, kualitasnya jauh. Secara umum, mode dan design yg ada di Sukawati kalah dibandingkan dengan Kuta, karena Kuta adalah pusatnya mode. Tentu saja harga juga beda boss….hehehehe…
Hampir kelupaan, orang biasa mengatakan ada 2 pasar Sukawati, istilahnya Sukawati 1 (lama) dan Sukawati 2 (baru). Sebenarnya Sukawati 1 adalah pasar yg lama dan saya tulis di blog ini, sedangkan Sukawati 2 adalah Pasar Seni Guwang yg jaraknya cuman 5km dari Sukawati 1. Tapi harga di Guwang lebih mahal dari Sukawati. Barangnya sama, lebih komplit malahan di Sukawati lama. Orang yg punya kios juga sama. Terserah anda mau jalan kemana, yang penting belanja murah dan happy…..LIHAT, COBA, TAWAR, COCOK, BUNGKUSSSS…………..

Danau Beratan Bedugul Bali


Kalau mau cari tempat yg sejuk di Bali, jalan2 ajah ke Bedugul. Salah satu tempat tertinggi di Bali dengan hamparan pegunungan dan danaunya yg sangat indah, yaitu Danau Beratan. Kalau dari daerah Kuta seh sekitar 2 jam drive. Lumayan jauh emang. Bedugul berada di desa Candikuning, Tabanan, merupakan perbatasan antara kab.Tabanan dgn kab.Buleleng. Suhu rata-rata di daerah Bedugul siang harinya berkisar 18-22 derajat Celcius. Yah lumayan dingin seh. Apalagi kalau pas lagi hujan dan angin, tambah dingiiinnn….


Tiket masuk per-orang adalah IDR 7.500.- utk domestik dan IDR 10rb utk foreigner. Setelah membayar tiket, kita akan melihat sebuah taman yg sejuk dan hijau banget dengan bunga2 beraneka ragam. Melewati jalan setapak, kita akan mencapai sebuah gapura besar yg merupakan pintu masuk menuju Pura Ulundanu. Coba lihat ke arah kiri, disana ada candi Budha yg sampai skrng masih dipakai utk pemujaan.

Pemandangan alam Danau Beratan yg ada di Bedugul ini sangat indah. Hamparan danau sedalam 23meter membuat mata menjadi sejuk dan damai. Belum lagi ada sebuah pura luhur yaitu pura Ulundanu yg berada ditengah2 danau. Wow…cantik sekali. Pura Ulundanu adalah tempat pemujaan untuk Dewi Danu atau Dewi Sri sebagai dewi kemakmuran yg dibangun sekitar abad XVI. Pura ini memiliki atap (meru) sebanyak 11 tingkat. Kalo pernah liat iklan Djarum76 di tv..nah mereka mengambil lokasi syuting di Danau Beratan dgn Pura Ulundanu-nya sbg background. Kalo maseh penasaran, datang ajah deh ke Bedugul….

Alas kedaton Bali


Salah satu tempat wisata yg ada monyetnya adalah Alas Kedaton. Maseh satu jalur dgn Bedugul dan Tanah Lot. Dilokasi ini, populasi monyet ada sekitar 300-an ekor dan jinak banget. Mereka hidup bebas diareal hutan sekitar. Ditengah hutan Alas Kedaton, terdapat sebuah pura yg dulu pernah dipakai oleh Raja Bali bertapa sekitar abad IX.

Memasuki areal Alas Kedaton, wisatawan akan diantar oleh Ibu-ibu sbg local guidenya. Mereka adalah para pedagang yg memiliki toko2 souvenir disekitar obyek wisata ini. Ada suatu aturan yg cukup bagus saya lihat antar para pedagang tsb. Mereka memiliki nomer antri utk bisa mengantar turis2 berkeliling melihat kawanan monyet yg ada. Selesai jalan2, mereka akan mengajak tamunya mampir di toko mereka dan mencoba menawarkan barang dagangannya spt kaos, daster, celana, dll. Karena ini adalah giliran mereka, jadi yg lain tidak boleh menawarkan dagangannya. Cukup teratur dan adil, jadi semua dapat giliran mengais rejeki. Oh yah, ibu-ibu ini lebih senang jika para pengunjung mau membeli dagangannya daripada dikasih tips atas jasanya nganterin. Alasannya yah alasan dagang, sebagai peng-laris…
Back to the monkey. Disini kita bisa memberikan kera2 ini makanan berupa kacang tanah yg dijual seharga Rp.1.000.-/bungkus. Minta ajah si Ibu yg nganterin beli dan bawain, nanti kita yg kasih makannya. Kalo kita yg bawa…repot. Bakalan dikerubuti monyet. Dimana-mana neh, jangan pernah megang monyet apalage kepala monyet. Dia bakalan galak loh…. Kalau kita dinaikin monyet, gampang kok. Jongkok ajah, maka si monyet akan turun dgn sendirinya. Bagi orang Bali, dinaikin monyet adalah berkah…rejekinya bakalan lancar. Di Alas Kedaton juga ada sekelompok kelelawar gede banget yg bergantungan diatas pohon. Biasanya mereka ada di pohon gede belakang pura. Kalo maseh belum puas liat kelelawar yg tadi, deket parkiran ada beberapa kelelawar yg jinak dan bisa diajak foto. Minumnya Fanta merah oeyy…serius. Cukup dgn naruh donation ajah, si Bapak tua yg punya kelelawar dgn sigap akan membantu kita mencari pose yg pas. Jadi ga usah takut deh ama si Monyet…mereka kan kawan kita juga….hehehehe

Pantai Pulau Nusa Dua Bali

Kawasan NUSADUA cukup terkenal sbg satu lokasi elite dengan hotel-hotel berkelas bintang 5-nya. Mulai dari Westin, Hyatt, Melia, Niko, Nusadua Beach, dll. Semua numplek di Nusa Dua. Memang jarang dalam item tour NusaDua dimasukan sbg destinasi. Lha wong cuman lihat kawasan perhotelan ajah, ga ada menariknya. Tapi perlu diinformasikan bahwa ada hal yg menarik disini, yaitu PANTAI NUSADUA dengan PULAU NUSADUA-nya.

Nusa Dua adalah peninsula, dimana terdapat dua buah pulau kecil dipantai berpasir putih ini. Nusa sendiri artinya pulau. Karena ada dua pulau, maka daerah ini disebut Nusa Dua. Biar ga rancu, pulau Nusa Dua sering diistilahkan sebagai PENINSULA ISLAND. Jika memasuki kawasan perhotelan Nusa Dua, melewati Melia Bali & The Laguna Resort menuju Bali Collection, kita ambil jalan yg lurus aja. Ada papan petunjuk kok yg bertuliskan Bali Collection-Sogo & Pantai. Nah ambil jalur itu, kita akan nyampe di pantai. Tepatnya ada diantara hotel Melia Bali dengan Grand Hyatt. Pantainya indah banget, berpasir putih. Pohon2 sangat rindang disekitarnya. Tipikal pantainya adalah tenang, bisa buat mandi dan berenang (kalo lagi ga surut, karena kalo surut kagak ada air, hanya pasir dan batu karang saja). Di pantai ini, terdapat beberapa warung kecil yg jualan tipat cantok dan rujak manis. Teh botol dan kopi juga ada. Kalo mau duduk diatas pasir, ga usah takut kotor, karena ada yg nyewakan tikar plastic seharga IDR3000.- saja.
Kemarin sore, pas saya standby nganter Bp.Jusan & fam di Grand Hyatt, saya maen ke pantai ini utk cari kopi. Nongkrong diwarung sambil melihat hamparan pantai yg diapit oleh dua pulau kecil. Oooo…ini toh pulau Nusa Dua. Saya memutuskan utk jalan-jalan ke arah pulau yg kanan yaitu Peninsula Island. Info ajah, pas pelepasan tahun 2006 ke 2007 ditempat ini digelar Rave Party. Pulaunya ga gede kok, paling sekitar 8are saja. Tempatnya sejuk, hamparan rumput dan pohon2 besar menghiasi pulau ini. Memasuki areal pulau, ada sebuah candi bentar dgn patung2 gajahnya. Utk mengelilingi pulau ini, udah dibuatkan jalan setapak dgn paving. Suasana sore ini bener2 menyegarkan. Biar lebih jelas , didepan candi bentar, ada map ttg pulau ini. Tinggal kita baca aja petunjuk2 yg ada disitu. Pulau ini adalah lokasi yg dijadikan tempat penanaman berbagai macam jenis pohon langka saat KTT WTO th 1993 oleh 107 negara. Ini bisa dilihat pada monument yg terpajang ditengah2 hamparan rumput. Pemandangan yg bikin saya kagum adalah WATERBLOW di arah tenggara. WATERBLOW adalah lokasi dimana terdapat pusaran air laut yg deras dan menghantam karang pulau. Hantaman air ini makan menyembur keatas..byurr…..bener2 indah. Hempasan air terjadi hampir setiap 5 detik. Bagus banget……saya sangat menikmatinya. Jadi kalo maen kesini, nikmati indahnya waterblow-nya Pulau Nusa Dua sambil merasakan damainya pantai berpasir putih Nusa Dua.
 
Copyright © tukang blog
Designer : belajar internet