Sunday, November 28, 2010

PROPOSAL RISET PEMASARAN ANALISA PENGARUH DISTRIBUTOR TERHADAP PENINGKATAN VOLUME PENJUALAN PADA PERUSAHAAN PT. DUTA MAS KENCANA DI YOGYAKARTA

PROPOSAL RISET PEMASARAN
ANALISA PENGARUH DISTRIBUTOR TERHADAP PENINGKATAN VOLUME PENJUALAN PADA PERUSAHAAN PT. DUTA MAS KENCANA
DI YOGYAKARTA



BAB I
PENDAHULUAN



1.1. Latar Belakang Masalah

Peranan pemasaran dalam keberhasilan perusahaan telah diakui di kalangan pengusaha untuk mempertahankan keberadaanya dalam mengembangkan usaha dan mendapatkan keuntungan. Dengan semakin banyaknya jumlah dan jenis produk yang masuk ke pasaran untuk dijual yang pada akhirnya akan menimbulkan masalah baru bagi perusahaan, misalnya dengan tumbuhnya persaingan yang semakin ketat antara perusahaan dalam memasarkan hasil produksinya. Salah satu ukuran keberhasilan perusahaan dalam persaingan yang semakin ketat ini adalah dengan diperolehnya laba melalui peningkatan penjualan.

Peningkatan volume penjualan dari suatu perusahaan ditunjang dengan adanya program-program pemasaran yang sebaik-sebaiknya yaitu menyangkut semua aktivitas yang berhubungan dengan arus barang dari produsen sampai konsumen.
Untuk melaksanakan fungsi-fungsi pemasaran tersebut maka kegiatan saluran distribusi barang dari produsen ke konsumen dengan tepat dan efisien merupakan salah satu kegiatan dalam mencapai tujuan, di samping kegiatan-kegiatan lainnya.
Tujuan dari kegiatan saluran distribusi barang yang dijalankan oleh perusahaan tidak lain untuk memberi kemudahan kepada konsumen sehingga konsumen dapat dengan mudah memenuhi kebutuhannya. Ada empat macam saluran distribusi yang dapat digunakan untuk mencapai pemakaian industri adalah :

a. Produsen-Pemakai Industri

b. Produsen-Distribusi Industri-Pemakai Industri

c. Produsen –Agen-Pemakai Industri

d. Produsen-Agen-Distributor Industri-Pemakai Industri.

Setiap perusahaan tentunya berbeda-beda dalam memilih saluran distribusi karena harus memperhatikan berbagai macam factor antara lain, menyangkut pertimbangan pemasaran, pertimbangan barang, pertimbangan perantara.
Berdasarkan atas pentinya peranan distribusi dalam pencapaian target penjualan yang maksimal maka penulis mengambil judul “ANALISA PENGARUH DISTRIBUTOR TERHADAP PENINGKATAN VOLUME PENJUALAN PADA PERUSAHAAN PT. DUTA MAS KENCANA Di YOGYAKARTA’.


1.2. Perumusan Masalah

Perusahaan PT. Duta Mas Kencana merupakan salah satu industry yang usahanya dari waktu ke waktu mengalami perkembangan yang pesat, ini dibuktikan dengan adanya peningkatan jumlah produksi dari perusahaan tersebut. Perusahaan di dalam menghadapi persaingan dari perusahaan lain maka untuk mencapai target penjualan yang optimal perlu sebaiknya melakukan strategi-strategi dengan menempatkan agen penjualan di berbagai tempat sebagai upaya untuk meningkatkan pelayanan pada konsumen.
Berdasarkan dari pemikiran tersebut, maka penulis ingin mengetahui seberapa besar pengaruh distributor dalam mencapai peningkatan volume penjualan pada PT. Duta Mas Kencana?

1.3. Batasan Masalah

Penelitian ini dibatasi pada masalah saluran distribusi semua jenis produk genteng dari PT. DUTA MAS KENCANA dalam mencapai target penjualan.

1.4. Tujuan Penelitian

a. Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh distributor dalam mencapai target penjualan.

b. Untuk mengetahui apakah pengaruh distributor tersebut merupakan alternative terbaik dan efektif dalam mencapai target penjualan pada PT.DUTA MAS KENCANA.

1.5. Manfaat Penelitian

a. Bagi Penulis
Sebagai alat untuk mempraktekkan teori-teori yang telah diperoleh selama di bangku kuliah sehingga penulis dapat menambah pengetahuan secara praktis tentang masalah-masalah yang dihadapi oleh perusahaan.

b. Bagi PT.DUTA MAS KENCANA
Hasil penelitian ini dapat membantu perusahaan dalam menentukan kebijaksanaan bagi distributor pada khususnya dan dalam mencapai target penjualan pada umumnya.

c. Bagi Pihak lain
Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan pemikiran dan sebagai referensi bagi peneliti lain yang melakukan penelitian serupa.

1.6. Hipotesa

Hipotesa adalah kesimpulan yang bersifat sementara yang ada dalam perumusan masalah. Berdasarkan penilaian sementara dari penulis, maka dapat ditarik kesimpulan yaitu bahwa distributor dapat mempengaruhi volume penjualan perusahaan.


1.7. Metode Penelitian

a. Obyek Penelitian
PT..DUTA MAS KENCANA.

b. Jenis Data

1. Data primer
Data yang diperoleh dari penelitian secara langsung terhadap obyek.


2. Data Sekunder
Data yang diperoleh dengan membaca buku-buku yang berhubungan dengan
penelitian yang dilakukan.

c. Metode Pengumpulan Data

1. Observasi

Observasi adalah pengumpulan data dengan cara pengamatan secara langsung terhadap obyek penelitian.

2. Wawancara atau interview

Mengadakan wawancara secara langsung dengan berbagai pihak yang terkait, yang dapat memberikan data-data yang diperlukan.

3. Dokumentasi

Dokumentasi adalah pengumpulan data melalui catatan perusahaan yang berhubungan dengan masalah penelitian.


1.8. Metode Analisa Data

Di dalam analisa data digunakan dua metode analisa data yaitu :

a. Analisa kualitatif

Yaitu analisis yang dilakukan dengan membaca table grafik atau angka-angka yang ada, kemudian dilakukan interpretasi yang dilandasi teori yang ada hubungannya dengan masalah yang dibahas.


b. Analisa kuantitaif

Yaitu analisis yang menggunakan alat pengukur statistic seperti analisa regresi linier berganda, analisa standar error of estimate uji regresi serentak, analisa koefisien determinasi, analisa koefisien korelasi berganda, analisis koefisien korelasi parsial.


1. Analisa regresi linier berganda

Analisa regresi linier berganda merupakan suatu analisa untuk mengetahui sejauh mana hubungan antara dua variable atau lebih, dimana volume penjualan sebagai variable tidak bebas dengan biaya distribusi sebagai variable bebas.
Analisa ini dipergunakan untuk mengetahui kegiatan distribusi yang paling efektif terhadap kenaikan volume penjualan yang diperlukan untuk masing-masing variable di dalamnya.
Rumusnya :
Y = b0 + b1. X1 + b2. X3 + ……..+ bk. Xk
Dimana :
Y : Variabel yang besarnya tergantung harga X1. X2. ….Xk
X1 : Biaya distribusi tidak langsung
X2 : Biaya distribusi langsung
b0 : Biaya konstanta
b1,b2…bk : Koefisien regresi.
Dengan menyelesaikan secaras serentak maka susunan persamaannya sebagai berikut:





2. Analisa standar error of estimate
Analisa standar error of estimate adalah standar penyimpangan dari variable bebas (Y) terhadap garis regresinya.
Rumus :


Dimana : n : banyaknya sampel
k : banyaknya variable X untuk mengetahui (Y-Y)² harus dihitung terlebih dahulu estimasi penjualan (Y) atau dengan kata lain harus dihitung Y dengan menggunakan persamaan regresinya.


3. Uji koefisien regresi secara parsial

Pengujian ini dimaksudkan untuk mengetahui seberapa jauh keterandalan masing-masing koefisien regresi (b1 dan b2) sebagai penaksir harga (β1 dan β2).

Pengujian terhadap β1 dapat diartikan sebagai penguji signifikan tidaknya hubungan antara variable X1 terhadap Y. pengujian β2 dapat diartikan sebagai penguji signifikan tidaknya hubungan antara X2 terhadap Y.

a. Uji β1

1. Ho : β1 = 0

HA : β1 ≠ 0

2. Menghitung harga t hitung

3. Di dalam pengujian ini digunakan α 5%

4. Gambar :

5. Kesimpulan

b. Uji β2

1. Ho : β2 = 0

HA : β2 = 0

2. Menghitung harga t hitung

3. Di dalam pengujian ini digunakan α 5%

4. Gambar :


5. Kesimpulan


4. Uji koefisien regresi serentak
Koefisien regresi serentak merupakan pengujian yang dilakukan untuk mengatasi seberapa jauh masing-masing biaya distribusi dapat mempengaruhi penjualan. Adapun kegunaan uji koefisien regresi serentak untuk memastikan apakah masing-masing biaya distribusi mempengaruhi volume penjualan.
Rumus :
JKT = JKR – JKS
JKT : Jumlah kuadrat total
JKR : Jumlah kuadrat regresi
JKS : Jumlah kuadrat sisa
Persamaan dari uji koefisien regresi serentak.
JKT = Σ y2
JKR = b1 Σ yx1+ b2 Σ yx1
JKS = Σ y2-(b1Σyx1+b2Σyx1)
Sedangkan harga derajat kebebasan untuk masing-masing elemen
dkr = k
dks = n-1-k
dkt = n-1
jadi :
KRR =dkrJKR
KRS =dksJKS
Fh =KRSKRR
Dimana :
KRR : Kuadrat Rerata Regresi
KRS : Kuadrat Rerata Simpangan
Fh : Harga Statistik F
Dalam pegujian ini digunakan taraf signifikan α 5%.



5. Analisa koefisien determinasi
Analisa koefisien determinasi merupakan koefisien yang memasukkan seberapa besar peranan factor X dalam menentukan besarnya Y. Ukuran determinan ini dinyatakan dalam prosentase dimana koefisien yang mendekati 1 menunjukkan bahwa antara X dan Y mempunyai hubungan yang dekat.
Notasi korelasi dinyatakan dengan “R” untuk korelasi ganda “r” untuk korelasi parsial dan untuk koefisien determinasi diberi notasi “R2”.


6. Analisa koefisien korelasi ganda
Analisa koefisien korelasi ganda merupakan analisa yang mengukur keterikatan antara volume penjualan dengan biaya distribusi. Analisa ini digunakan untuk mengetahui derajat hubungan volume penjualan dengan kegiatan distribusi.


7. Analisa koefisien korelasi parsial
Analisa koefisien korelasi parsial merupakan suatu analisis untuk mengetahui hubungan antara volume penjualan dengan masing-masing biaya distribusi diukur secara terpisah dengan menganggap variable lain tetap. Analisa ini digunakan untuk mengetahui hubungan antara volume penjualan dengan variable bebas dengan biaya distribusi sebagai variable tidak bebas.
a. Koefisien korelasi antara volume penjualan (Y) dengan biaya distribusi tak langsung (X1) dimana biaya distribusi langsung (X2) kontanta:


b. Koefisien korelasi antara volume penjualan (Y) dengan biaya distribusi langsung (X2) dimana biaya distribusi tak langsung (X1) kontanta :

8. Uji koefisien korelasi parsial

Secara parsial koefisien antara X1, X2 dan y dipengaruhi oleh besarnya harga b1 dan b2. Dapat disimpulkan pengujian terhadap koefisien regresi b1 berarti pengujian terhadap ry1.2 dan pengujian terhadap b2 berati pengujian terhadap ry2.1. Dari data yang telah diketahui dapat dihitung uji koefisien parsial sebagai berikut :



Rumus :
a. Uji terhadap ry1.2

1) Ho : ry1.2 = 0

HA : ry1.2 ≠ 0

2) Menghitung harga statistic



3) Di dalam pengujian ini digunakan α 5% maka harga df = 2 diperoleh t table ± 4,303.


4) Gambar

5) Kesimpulan



b. Uji terhadap ry2.1

1) Ho : ry2.1 = 0
HA : ry2.1 ≠ 0

2) Menghitung harga statistic


3) Di dalam pengujian ini digunakan α 5% maka harga df = 2 diperoleh t table ± 4,303.


4) Gambar



5) Kesimpulan
































1.9. Sistematika Penulisan

Bab I Pendahuluan
Uraian tentang latar belakang masalah, perumusan masalah, batasan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, hipotesa.
Bab II Landasan Teori
Uraian mengenai pengertian pemasaran, fungsi-fungsi pemasaran, pengertian marketing mix, pengertian saluran distribusi, lembaga saluran distribusi, pengendalian saluran distribusi.

Bab III Gambaran Umum Perusahaan
Uraian tentang gambaran umum perusahaan yang berkaitan dengan sejarah berdirinya perusahaan dan perkembangannya, produksi, personalis, daerah pemasaran, organisasi perusahaan dan perlaksanaan saluran distribusi.

Bab IV Analisa Data
Uraian tentang analisis data dan pembahasannya dengan menggunakan hasil temuan di lapangan.

Bab V Kesimpulan dan Saran
Uraian tentang ringkasan hasil analisis dan evaluasi data yang akan menjelaskan tentang kesimpulan dan saran untuk diusulkan pada pihak perusahaan sehubungan dengan permasalahan yang dibahas dalam skripsi ini

Daftar Pustaka

Laporan FGD (tugas Komunikasi Pemasaran)

Latar Belakang

FGD adalah sebuah metode riset yang oleh Irwanto (1988:1) didefinisikan sebagai “suatu proses pengumpulan informasi mengenai suatu permasalahan tertentu yang sangat spesifik melalui dikusi kelompok. Tujuan umum studi ini adalah untuk mengembangkan pemahaman tentang pentingnya kualitas layanan coffee guna memperoleh loyalitas pelanggan. Coffee Bjong yang merupakan objek penelitian kualitatif ini berada pada daerah yang mungkin tidak cukup orang untuk mengunjunginya tanpa ada kendaraan pribadi. Tapi daerah ini berkelompok sebagai daerah coffee dan restoran. Dekat dengan pemukiman penduduk serta kost-kostan mahasiswa yang biasanya berasal dari luar daerah.


Tujuan

Tujuan utama dari diskusi grup terfokus ini adalah untuk mengumpulkan data-data yang ada sehingga dari data yang terkumpul bisa mengetahui keunggulan bersaing yang dimiliki, serta mengetahui indikator – indikator apa saja yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan kualitasnya sehingga pelanggan merasa puas, yang selanjutnya dapat dibuat program peningkatan loyalitas pelanggan, sehingga jumlah pelanggan loyal semakin meningkat jumlahnya..




BAB II
PEMBAHASAN

Proses FGD

FGD dihadiri oleh 5 peserta yang masing-masing adalah konsumen yang pernah mengunjungi coffee Bjong. Latar belakang mereka semua adalah mahasiswa. Beserta tim yang terdiri dari 6 orang yaitu 1 orang bertugas sebagai moderator, 1 orang bertugas sebagai penghubung peserta FGD, 2 orang bertugas sebagai pencatat diskusi dan 2 orang bertugas mempersiapkan logistic keperluan diskusi serta bloker yaitu untuk membatu “pengamanan” dalam jalannya diskusi. FGD dilaksanakan di coffee Bjong dengan durasi hampir 1 jam penuh.

Permasalahan yang diungkap dalam FGD ini adalah seputar kepuasan konsumen. Ada lima dimensi untuk mengukur kepuasan konsumen atau pelanggan coffee yaitu: (1) Responsiveness (ketanggapan) yaitu kemampuan untuk menolong pelanggan dan ketersediaan untuk melayani pelanggan dengan baik. (2) Reliability (keandalan) yaitu kemampuan untuk melakukan pelayanan sesuai dengan yang dijanjikan dengan segera, akurat dan memuaskan. (3) Empathy yaitu rasa peduli untuk memberikan perhatian secara individu kepada pelanggan, memahami kebutuhan pelanggan, serta kemudahan untuk dihubungi. (4) Assurance (jaminan) yaitu pengetahuan, kesopanan, keramahan petugas serta sifat dapat dipercaya sehingga pelanggan merasa aman dan terbebas dari risiko. (5) Tangibles (bukti langsung), yaitu semua kenampakan fisik yang langsung terlihat, misalnya fasilitas fisik, perlengkapan peralatan, penampilan karyawan, serta berbagai sarana dan prasarana. Teknisnya setiap peserta menjawab pertanyaan-pertanyaan akan tetapi peserta lain boleh menanggapi pendapat dari peserta lain sehingga diskusi ini berjalan “hidup”.




Temuan-temuan berdasarkan 5 dimensi pengukuran Kepuasan pelanggan

1. Responsivness (ketanggapan)
Yaitu kemampuan untuk menolong pelanggan dan ketersediaan untuk melayani pelanggan dengan baik. Masalah yang diungkap dalam FGD adalah “apakah layanan yang diberikan kepada konsumen terlayani dengan baik khususnya ketanggapan para pelayan untuk membantu konsumen (pengunjung)?”
Harapan para peserta rata-rata setuju bahwa pelayanan harus tanggap dan itu diamini oleh sebagian besar peserta dalam penilaian ketanggapan pelayan dalam menolong konsumen.

2. Reliability (keandalan)
Yaitu kemampuan untuk melakukan pelayanan sesuai dengan yang dijanjikan dengan segera, akurat dan memuaskan. Artinya adalah konsistensi pelayanan yang baik slalu diberikan kepada konsumen coffee Bjong. Harapan peserta memang setuju. Kualitas seperti makanan dan minuman serta kebersihan tempat harus dijaga. Akan tetapi konsistensi kualitas ini belum bisa dicapai oleh coffee ini. Karena ada salah seorang peserta yang mengungkapkan kekecewaannya terhadap minuman yang dipesannya.

3. Empathy
Yaitu rasa peduli untuk memberikan perhatian secara individu kepada pelanggan, memahami kebutuhan pelanggan, serta kemudahan untuk dihubungi. Ada yang unik ternyata Boss Coffee Bjong ini dekat sekali dengan konsumen. Jarang sekali terlihat di Coffee lain yang kami temukan manajer/boss mempunyai kepedulian untuk memberi tanggapan atau saran masukan kepadanya.

4. Assurance (jaminan)
Yaitu pengetahuan, kesopanan, keramahan petugas serta sifat dapat dipercaya sehingga pelanggan merasa aman dan terbebas dari risiko. Ketika kami menanyakan tentang “Penting tidak anda mengetahui bahan makanan yang anda konsumsi?” mereka rata-rata menjawab penting. Karena hal tersebut pelanggan merasa terbebas resiko dari penggunaan layanan.

5. Tangibles (bukti langsung)
Yaitu semua kenampakan fisik yang langsung terlihat, misalnya fasilitas fisik, perlengkapan peralatan, penampilan karyawan, serta berbagai sarana dan prasarana. Ini merupakan penampilan fisik dari coffee Bjong. Mulai dari kursi dan meja yang nyaman, suasanan yang romantic serta penampilan karyawan yang rapi dan bersih. Kenyamanan sudah bisa dicapai, akan tetapi dalam penampilan karyawan/pelayan tidak ada seragam, sehingga para pengunjung kebingungan ketika mereka memesan/memanggil pelayan.



BAB III

Kesimpulan


Dari Proses FGD yang telah dilakukan ternyata, Coffee Bjong memiliki beberapa masalah yang harus diperbaiki diantaranya adalah pada Reliability yaitu layanan yang agak lambat. Selain itu penampilan yang tidak memakai seragam pelayan coffee menyulitkan pelanggan coffee untuk meminta pertolongan. Dalam hal tempat cukup nyaman, serta minuman unggulan seperti kopi sudah mempunyai cita rasa yang khas.






LAPORAN FOCUS GROUP DISCUSSION

KEPUASAN PELANGGAN COFFEE
“BJONG”

PENGERTIAN, KONSEP, MANAJEMEN, FUNGSI DAN STRATEGI PEMASARAN

PENGERTIAN, KONSEP, MANAJEMEN, FUNGSI
DAN STRATEGI PEMASARAN

A. Pengertian Pemasaran

Ada beberapa definisi mengenai pemasaran diantaranya adalah :
a. Philip Kotler (Marketing) pemasaran adalah kegiatan manusia yang diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan melalui proses pertukaran.

b. Menurut Philip Kotler dan Amstrong pemasaran adalah sebagai suatu proses sosial dan managerial yang membuat individu dan kelompok memperoleh apa yang mereka butuhkan dan inginkan lewat penciptaan dan pertukaran timbal balik produk dan nilai dengan orang lain.


c. Pemasaran adalah suatu sistem total dari kegiatan bisnis yang dirancang untuk merencanakan, menentukan harga, promosi dan mendistribusikan barang- barang yang dapat memuaskan keinginan dan mencapai pasar sasaran serta tujuan perusahaan.

d. Menurut W Stanton pemasaran adalah sistem keseluruhan dari kegiatan usaha yang ditujukan untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan dan mendistribusikan barang dan jasa yang dapat memuaskan kebutuhan pembeli maupun pembeli potensial.

B. Konsep Pemasaran

Konsep-konsep inti pemasaran meluputi: kebutuhan, keinginan, permintaan, produksi, utilitas, nilai dan kepuasan; pertukaran, transaksi dan hubungan pasar, pemasaran dan pasar. Kita dapat membedakan antara kebutuhan, keinginan dan permintaan. Kebutuhan adalah suatu keadaan dirasakannya ketiadaan kepuasan dasar tertentu. Keinginan adalah kehendak yang kuat akan pemuas yang spesifik terhadap kebutuhan-kebutuhan yang lebih mendalam. Sedangkan Permintaan adalah keinginan akan produk yang spesifik yang didukung dengan kemampuan dan kesediaan untuk membelinya.
C. Manajemen Pemasaran
Manajemen pemasaran berasal dari dua kata yaitu manajemen dan pemasaran. Menurut Kotler dan Armstrong pemasaran adalah analisis, perencanaan, implementasi, dan pengendalian dari program-program yang dirancang untuk menciptakan, membangun, dan memelihara pertukaran yang menguntungkan dengan pembeli sasaran untuk mencapai tujuan perusahaan. Sedangakan manajemen adalah proses perencanaan (Planning), pengorganisasian (organizing) penggerakan (Actuating) dan pengawasan.
Jadi dapat diartikan bahwa Manajemen Pemasaran adalah sebagai analisis, perencanaan, penerapan, dan pengendalian program yang dirancang untuk menciptakan, membangun, dan mempertahankan pertukaran yang menguntungkan dengan pasar sasaran dengan maksud untuk mencapai tujuan – tujuan organisasi.

D. Fungsi-Fungsi Pemasaran :
1. Fungsi Pertukaran
Dengan pemasaran pembeli dapat membeli produk dari produsen baik dengan menukar uang dengan produk maupun pertukaran produk dengan produk (barter) untuk dipakai sendiri atau untuk dijual kembali.

2. Fungsi Distribusi Fisik
Distribusi fisik suatu produk dilakukan dengan cara mengangkut serta menyimpan produk. Produk diangkut dari produsen mendekati kebutuhan konsumen dengan banyak cara baik melalui air, darat, udara, dsb. Penyimpanan produk mengedepankan menjaga pasokan produk agar tidak kekurangan saat dibutuhkan.

3. Fungsi Perantara
Untuk menyampaikan produk dari tangan produsen ke tangan konsumen dapat dilakukan pelalui perantara pemasaran yang menghubungkan aktivitas pertukaran dengan distribusi fisik. Aktivitas fungsi perantara antara lain seperti pengurangan resiko, pembiayaan, pencarian informasi serta standarisasi / penggolongan produk

Kesimpulan :
Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa manajemen pemasaran adalah sebagai kegiatan yang direncanakan, dan diorganisasiknan yang meliputi pendistribusian barang, penetapan harga dan dilakukan pengawasan terhadap kebijakan-kebijakan yang telah dibuat yang tujuannya untuk mendapatkan tempat dipasar agar tujuan utama dari pemasaran dapat tercapai.

Konsep pemasaran mengatakan bahwa kunci untuk mencapai tujuan organisasi terdiri dari penentuan kebutuhan dan keinginan pasar sasaran serta memberikan kepuasaan yang diharapkan secara lebih efektif dan efisien dibandingkan para pesaing.
Konsep pemasaran yang telah diungkapkan dengan berbagai cara:
1. Temukan keinginan pasar dan penuhilah.
2. Buatlah apa yang dapat dijual dan jangan berusaha menjual apa yang dapat dibuat.
3. Cintailah pelanggan, bukan produk anda.
4. Lakukanlah menurut cara anda (Burger king)
5. Andalah yang menentukan (United Airlines)
6. Melakukan segalanya dalam batas kemampuan untuk menghargai uang pelanggan yang sarat dengan nilai, mutu dan kepuasan (JC. Penney).
Dalam pemasaran terdapat enam konsep yang merupakan dasar pelaksanaan kegiatan pemasaran suatu organisasi yaitu : konsep produksi, konsep produk, konsep penjualan, konsep pemasaran, konsep pemasaran sosial, dan konsep pemasaran global.

1. Konsep produksi
Konsep produksi berpendapat bahwa konsumen akan menyukai produk yang tersedia dimana-mana dan harganya murah. Konsep ini berorientasi pada produksi dengan mengerahkan segenap upaya untuk mencapai efesiensi produk tinggi dan distribusi yang luas. Disini tugas manajemen adalah memproduksi barang sebanyak mungkin, karena konsumen dianggap akan menerima produk yang tersedia secara luas dengan daya beli mereka.

2. Konsep produk
Konsep produk mengatakan bahwa konsumen akan menyukai produk yang menawarkan mutu, performansi dan ciri-ciri yang terbaik. Tugas manajemen disini adalah membuat produk berkualitas, karena konsumen dianggap menyukai produk berkualitas tinggi dalam penampilan dengan ciri – ciri terbaik

3. Konsep penjualan
Konsep penjualan berpendapat bahwa konsumen, dengan dibiarkan begitu saja, organisasi harus melaksanakan upaya penjualan dan promosi yang agresif.

4. Konsep pemasaran
Konsep pemasaran mengatakan bahwa kunsi untuk mencapai tujuan organisasi terdiri dari penentuan kebutuhan dan keinginan pasar sasaran serta memberikan kepuasan yang diharapkan secara lebih efektif dan efisien dibandingkan para pesaing.

5. Konsep pemasaran sosial
Konsep pemasaran sosial berpendapat bahwa tugas organisasi adalah menentukan kebutuhan, keinginan dan kepentingan pasar sasaran serta memberikan kepuasan yang diharapkan dengan cara yang lebih efektif dan efisien daripasda para pesaing dengan tetap melestarikan atau meningkatkan kesejahteraan konsumen dan masyarakat.

6. Konsep Pemasaran Global
Pada konsep pemasaran global ini, manajer eksekutif berupaya memahami semua faktor- faktor lingkungan yang mempengaruhi pemasaran melalui manajemen strategis yang mantap. tujuan akhirnya adalah berupaya untuk memenuhi keinginan semua pihak yang terlibat dalam perusahaan.


















STRATEGI PEMASARAN

A. Pengertian Strategi Pemasaran

Strategi pemasaran adalah pengambilan keputusan-keputusan tentang biaya pemasaran, bauran pemasaran, alokasi pemasaran dalam hubungan dengan keadaan lingkungan yang diharapkan dan kondisi persaingan. Dalam strategi pemasaran, ada tiga faktor utama yang menyebabkan terjadinya perubahan strategi dalam pemasaran yaitu :

1. Daur hidup produk
Strategi harus disesuaikan dengan tahap-tahap daur hidup, yaitu tahap perkenalan, tahap pertumbuhan, tahap kedewasaan dan tahap kemunduran.

2. Posisi persaingan perusahaan di pasar
Strategi pemasaran harus disesuaikan dengan posisi perusahaan dalam persaingan, apakah memimpin, menantang, mengikuti atau hanya mengambil sebagian kecil dari pasar.

3. Situasi ekonomi
Strategi pemasaran harus disesuaikan dengan situasi ekonomi dan pandangan kedepan, apakah ekonomi berada dalam situasi makmur atau inflasi tinggi.

B. Macam-Macam Strategi Pemasaran
macam strategi pemasaran diantaranya:
1. Strategi kebutuhan primer
Strategi-strategi pemasaran untuk merancang kebutuah primer yaitu:
1. Menambah jumlah pemakai dan
2. Meningkatkan jumlah pembeli.
2. Strategi Kebutuhan Selektif

Yaitu dengan cara :
a. Mempertahankan pelanggan misalnya:
1. Memelihara kepuasan pelanggan;
2. Menyederhanakan proses pembelian;
3. Mengurangi daya tarik atau jelang untuk beralih merk;

b. Menjaring pelanggan (Acquistion Strategier)
1. Mengambil posisi berhadapan (head – to heas positioning)
2. Mengambil posisi berbeda (differentiated positin)

Secara lebih jelas, strategi pemasaran dapat dibagi kedalam empat jenis yaitu:
1. Merangsang kebutuhan primer dengan menambah jumlah pemakai.
2. Merangsang kebutuhan primer dengan memperbesar tingkat pembelian.
3. Merangsang kebutuhan selektif dengan mempertahankan pelanggan yang ada.
4. Merangsang kebutuhgan selektif dengan menjaring pelanggan baru.

C. Segmentasi Pasar
Segmentasi pasar adalah kegiatan membagi suatu pasar menjadi kelompok-kelompok pembeli yang berbeda yang memiliki kebutuhan, karakteristik, atau perilaku yang berbeda yang mungkin membutuhkan produk atau bauran pemasaran yang berbeda. Atau segmentasi pasar bisa diartikan segmentasi pasar adalah proses pengidentifikasian dan menganalisis para pembeli di pasar produk, menganalisia perbedaan antara pembeli di pasar.
1. Dasar-dasar dalam penetapan Segmentasi Pasar
Dalam penetapan segmentasi pasar ada beberapa hal yang menjadi dasarnya yaitu:
1. Dasar – dasar segmentasi pasar pada pasar konsumen
a. Variabel geografi, diantaranya : wilayah, ukuran daerah, ukuran kota, dan kepadatan iklim.
b. Variabel demografi, diantaranya : umur, keluarga, siklus hidup, pendapatan, pendidikan, dll
c. Variabel psikologis, diantaranya :kelas sosial, gaya hidup, dan kepribadian.
d. Variabel perilaku pembeli, diantaranya : manfaat yang dicari, status pemakai, tingkat pemakaian, status kesetiaan dan sikap pada produk.
2. Dasar – dasar segmentasi pada pasar industri
a. Tahap 1: menetapkan segmentasi makro, yaitu pasar pemakai akhir, lokasi geografis, dan banyaknya langganan.
b. Tahap 2: yaitu sikap terhadap penjual, ciri – ciri kepribadian, kualitas produk, dan pelanggan.
2. Syarat segmentasi Pasar
Ada beberapa syarat segmentasi yang efektif yaitu :
a. Dapat diukur
b.Dapat dicapai
c. Cukup besar atau cukup menguntungkan
d.Dapat dibedakan
e. Dapat dilaksanakan
3. Tingkat Segmentasi Pasar
Karena pembelian mempunyai kebutuhan dan keinginan yang unik. Setiap pembeli, berpotensi menjadi pasar yang terpisah. Oleh karena itu segmentasi pasar dapat dibangun pada beberapa tingkat yang berbeda.
a. Pemasaran massal
Pemasaran massal berfokus pada produksi massal, distribusi massal, dan promosi massal untuk produk yang sama dalam cara yang hampir sama keseluruh konsumen.
b. Pemasaran segmen
Pemasarn segmen menyadari bahwa pembeli berbeda dalam kebutuhan, persepsi, dan perilaku pembelian.
c. Pemasaran ceruk
Pemasaran ceruk (marketing niche) berfokus pada sub group didalam segmen-segmen. Suatu ceruk adalah suatu group yang didefiniskan dengan lebih sempit.
d. Pemasaran mikro
Praktek penyesuaian produk dan program pemasaran agar cocok dengan citarasa individu atau lokasi tertentu. Termasuk dalam pemasaran mikro adalah pemasaran lokal dan pemasaran individu.
4. Manfaat Segmentasi Pasar
Sedangakan manfaat dari segmentasi pasar adalah:
a. Penjual atau produsen berada dalam posisi yang lebih baik untuk memilih kesempatan- kesempatan pemasaran.
b. Penjual atau produsen dapat menggunakan pengetahuannya terhadap respon pemasaran yang berbeda-beda, sehingga dapat mengalokasikan anggarannya secara lebih tepat pada berbagai segmen.
c. Penjual atau produsen dapat mengatur produk lebih baik dan daya tarik pemasarannya
D. Menentukan Pasar Sasaran
Langkah-langkah dalam menetukan pasar sasaran yaitu :
1. Langkah pertama
Menghitung dan menilai potensi keuntungan dari berbagai segmen yang ada
2. Langkah kedua
Mencatat hasil penjualan tahun lalu dan memperkirakan untuk tahun yang akan datang.

Saturday, November 27, 2010

Arung Jeram di Talaga Waja


Mendengar kata Rafting, langsung terbayang deh ama yg namanya sugai dengan air yg mengalir deras. Yah, sebuah wisata arung jeram yg fun banget. Kebetulan Jumat kemaren ketemu dengan teman lama, namanya Oka, saat saya makan siang di Sanur. Biasalah, ngobrol2 gitu. Trus dia nanya apakah saya masih kerja di Spa? Saya jawab udah engak lagi, sekarang hanya nyopir ajah anterin orang2 tour. Teman saya ini dulunya punya travel agent Korea yg cukup besar. Tapi dia cerita sekarang travel lagi lesu dan dia beralih bikin usaha rafting alias arung jeram di Telaga Waja. Dia baru bikin sekitar bulan Juli 2006 yg lalu. Akhirnya singkat cerita dia mengundang saya utk nyobain arung jeram ini besok Minggu.


Hari Minggu pagi saya meluncur ke lokasi arung jeram di Telaga Waja, tepatnya di starting point Dusun Langsat, Kecamatan Rendang, Kab. Karangasem. 1.5 jam kemudian saya nyampe disana dan salah seorang staffnya Oka telah menunggu saya. “Gimana udah siap Bli Komang?”, Tanya dia. “Oooo..siap!!”, kata saya dengan perasaan agak ngeri juga sih ngelihat sungai dan lokasi arung jeramnya. Busyet, saya yg udah pernah nyoba derasnya sungai Ayung melihat kondisi Telaga Waja sedikit keder juga. Ayung hanya grade II, Telaga Waja grade-nya IV. Lebih heboh deh. Setelah proses registrasi selesai, saya diberikan pengarahan oleh intrukturnya ttg hal2 yg harus dilakukan dan diperhatikan saat beraktivitas di sungai nanti. 10 menit kemudian Oka-pun muncul. Rupanya dia berniat menemani saya hari ini mengarungi Telaga Waja. Dengan menggunakan life jacket dan helmet, saya turun di rubber boat yg dipakai. Dan byurrr……pengalaman dimulai. Awalnya tegang juga, tapi setelah boat jalan perasaan itu hilang dan berubah menjadi exciting. Boat saya di-intruktur oleh 2 orang (biasanya 1 boat 1 instruktur, cuman yg naik bossnya jadi dipakai 2 instruktur hehehe). Pemandangan sekitar sungai luar biasa eksotisnya, hijau semuaaa. Belum lagi sawah2 penduduk sekitar…bener2 membuat mata ini fresh. Perjalanan sekitar 2.5 jam mengarungi Telaga Waja emang mantap. Mulai dari pemandangannya yg eksotis, kemudian air2 terjun yg ada di sepenjang alur sungai, perahu yg jumping 2 meter melewati arus deras, dan meloncati Dam Bajing setinggi 4 meter. Selama trip saya dan Oka teriak2 sambil tertawa. Bahkan Oka sempat meminum air disungai yg dia bilang air bersih karena bersumber dari mata air, bukan air sungai. Sayapun ikut nyobain dan sueegeerrr….kayak air mineral oeey. Ternyata air Telaga Waja bersumber dari mata air yg ada di bukit sana dan emang dipakai penduduk sekitar untuk minum, masak dan kebutuhan sehari-hari lainnya.

Setelah 2.5 jam mengarungi derasnya Telaga Waja sepanjang 12.5 km, saya pun sampai di finish point di dusun Tabu Sirang. Wuihhh…basah bener. Kemudian Oka mengajak saya menuju ke restaurant yg merupakan tempat istirahat tamu2 raftingnya sambil menikmati makan siang. Wah, makan siangnya prasmanan, ada nasi goreng, nasi putih, ayam goreng, sayur, sate, salad, dll. Enak banget, apalage lapar abis 2.5 jam ber-arung jeram. “Disini tamu2 boleh makan sepuas-puasnya,” kata Oka sambil memberikan piring kepada saya. Nah sambil makan, saya nanya2 ke Oka apa sih service yg didapat kalau ikutan arung jeram dia di Telaga Waja. Dengan membayar senilai yg sudah ditentukan, tamu akan dijemput dan diantar balik ke hotel tempatnya menginap. Kemudian dilokasi dapat welcome drink the atau kopi, kalau membawa kamera akan dikasi tas yg tidak tembus air, makan buffet, handuk, tempat ganti pakaian dan kamar mandinya, serta yg paling penting adalah insurance cover sampai USD 50.000.-. Oka juga bilang dengan resiko permainan ini, dia juga siap menanggung biaya jika tamu2nya mengalami luka tergores atau patah sekalipun berupa insurance cover sampai nilai sekian. Tapi selama ini sih belum pernah terjadi hal yg seperti itu. Saya mengamininya. Saya pikir mereka pasti sudah survey lokasi dulu. Belum lagi peralatan yg dipakai, internasional standard equipment dan baru semua. Ditambah tenaga instruktur yg experience dan ramah2 banget. Pokoknya worthed and safe banget deh.

Seperti biasa, pengen tahu juga harga/orangnya berapa sama siap ajah yg bisa memainkan rafting ini. “Saya sarankan yg bermain minimal usianya 7 tahun dan maksimal 65 tahun. Harga untuk wisatawan asing itu USD 65.00 dan untuk wisatawan lokal IDR 350.000.-“, kata Oka. Saya pikir worthed sih harga sekian dengan service yg diterima oleh pemakai jasa. Dari info yg saya dapat di internet dan beberapa lokal agent, harga untuk lokal di Telaga Waja Rafting emang IDR 350ribu/pax. Di Ayung yg lokasinya dekat, jalur sungai pendek dan tantangannya tidak seperti di Telaga Waja biasanya dijual IDR 250.000-300.000.-/orang.

- Minimal 2 (dua) orang

Satu hal yg perlu anda ketahui, di sekitar Kuta area, baik itu di hotel counter ataupun dijalanan, banyak yg akan nawarin rafting dgn harga miring bahkan lebih murah dari harga yg saya dapat. Silahkan saja, tapi jgn terkejut kalau service yg diterima jauh dari kenyataan dan kalau anda komplain, mereka akan mengelak bahkan kabur duluan deh…. Yg katanya dapat makan ternyata enggak ada meals, yg sering dan udah pasti ga ada kalau harganya nyampe dibawah 200rb adalah insurance. Anda tidak akan tercover insurance,…kalo saya sih ga mau main arung jeram tanpa insurance. Lebih aman cari yg jelas-jelas aja deh….Arung jeram, siapa takut…????

Naik Perahu ke Pulau Penyu Bali


Bagi anda yg membawa anak2 balita atau SD, naik perahu ke Pulau Penyu adalah salah satu alternatif pilihan yg bisa bikin mereka happy and have fun. Pulau Penyu terletak di desa Tanjung Benoa, sekitar 25 menit drive dari Kuta. Dinamai pulau penyu, karena lokasi ini oleh warga sekitar dijadikan sebagai tempat penangkaran penyu. Ceritanya, hewan penyu era th 1990-an hampir mencapai kepunahannya di Bali. Orang Bali gemar sekali makan daging penyu, karena rasanya enak banget. Belum lagi kalau ada ritual di pura, Penyu adalah salah satu hewan kurban yg wajib ada dan juga wajib untuk dijadikan lawar (makanan khas Bali). Akibatnya, populasi penyu mengalami kemerosotan yg sangat drastis, bahkan nyaris punah. Pemerintah kemudian membuat larangan penangkapan dan jual beli penyu dengan alasan apapun. Kalau itu utk ritual di pura, hanya diperkenankan utk pura2 besar saja dan ritual keagamaan yg bersifat besar, dan hanya 1 ekor saja yg kecil.


Masyarakat Tanjung Benoa sebelum aturan itu dibuat sudah berinisiatif sendiri melakukan konservasi thd satwa penyu. Kebetulan diareal mereka ada sebuah daratan timbul berupa hamparan pasir yg dikelilingi oleh rawa-rawa. Saat air pasang, daratan ini tertutup oleh air laut. Dipilihlah tempat ini sebagai lokasi penangkaran yg sesuai, karena penyu mutlak perlu air laut utk habitat hidupnya, beda dengan kura-kura. Sekali lagi, penyu TIDAK SAMA dengan Kura-kura, beda banget. Kura-kura menggigit, penyu tidak sama sekali. Kura-kura makanannya daging, penyu hanya rumput laut saja. Jadi penyu itu sangat sangat jinak banget. Penyu di lokasi ini populasinya semakin meningkat. Pada saat musim kimpoi, telur-telur yg ada diselamatkan oleh warga dan ditetaskan. Tukik (anak penyu) yg berumur 1 bulan, kira2 50%-nya dilepas kelaut bebas. Sisanya dipelihara utk dibesarkan kembali. Kalau dilepas semua, tukik2 ini kemungkinan akan mati dimangsa predator lain dialam. Kira-kira setelah berumur 1 tahun, 1/2 dari sisa 50% td yg masih hidup akan dilepas kembali ke laut. Sisanya baru dipelihara utk dijadikan indukan.

Untuk mencapai lokasi ini harus menaiki perahu dari pesisir pantai Tanjung Benoa. Perahunya adalah GLASS BOTTOM yg ada kaca dibawahnya. Sebelum menuju pulau penyu, anda akan diajak melihat pemandangan bawah laut Nusa Dua yg indah, penuh dengan ikan-ikan hias dan batu koral. Sambil melemparkan roti yg telah disiapkan oleh sopir boat, anda akan bermain-main dengan beraneka ragam ikan hias disini. Ikan disini hanya suka roti, ga doyan yg lainnya hehehe…Setelah puas, baru diajak jalan ke pulau penyu yg ditempuh hanya dengan 10 menit saja. Di Pulau Penyu, anda akan dipandu oleh warga lokal sambil diajak berkeliling melihat penyu-penyu yg ada. Anda bebas untuk berfoto dengan penyu yg manapun disini. Dari mulai anakan sampai indukannya. Disini juga ada beberapa hewan lain spt burung elang laut, rangkong, kelelawar, dan ular yg sudah jinak dan bisa dipegang sambil anda difoto. Kalau haus, jangan khawatir, kelapa muda tersedia untuk anda disini. Sebelum meninggalkan pulau penyu, kerelaan anda berupa donation sangat diharapkan utk bisa membantu warga setempat membeli makanan penyu-penyu yg ada. So…Let’s make friend with turtle…….

Garuda Wisnu Kencana


Bali terkenal sebagai gudangnya pematung kelas dunia. Patung2 yg ada di Bali biasanya terbuat dari kayu maupun batu dengan ukiran khas Bali yg sangat etnik. Ada sebuah patung yg bagi saya cukup unik dan tentu saja sangat buesaaarrr…yah Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK).GWK terletak di daerah Bukit Ungasan, Pecatu. Ga jauh kok dari Kuta, palingan 30 menit drive. Daerah Ungasan & Pecatu adalah daerah bukit kapur yg sangat tandus. Diatas bukit inilah, Nyoman Nuarta, seorang dosen di ITB Bandung (kalo ga salah) menuangkan idenya membuat sebuah taman budaya (culture park) dengan sebuah patung raksasa didalamnya. Patung Ini adalah patung Garuda Wisnu Kencana.

Wisnu=Dewa Pemelihara dalam Hindu, Garuda=kendaraan dewa Wisnu, sedangkan Kencana=Emas. Jadi Garuda Wisnu Kencana adalah patung dewa Wisnu menaiki burung Garuda sbg kendaraannya dan berwarna keemasan. Patung ini rencananya berketinggian 146 meter dan merupakan patung tertinggi di dunia (liberty statue ajah lewat…). Cuman saat ini yg baru jadi hanyalah patung dewa Wisnu setengah badan tanpa tangan (22 meter) dan patung kepala garuda saja.Tuh liat aja pict saya ama tamu saya Mas Christian didepan patung Wisnu…busyettt….kecil amat yah kitanya..ck ck ck
Areal GWK dikelilingi oleh bukit2 kapur yg dibelah-belah sedemikian rupa. Saya juga heran gimana mereka bisa melakukan hal itu. Belahan bukit berbentuk balok2 kubus ini memang didesain sedemikian rupa sbg sebuah seni yg akan diukir dgn gambaran relief epic Mahabarata dan Ramayana. Hamparan potongan bukit ini mengapit panggung terbuka (Lotus Pond) yg merupakan tempat diadakannya event2 tertentu spt konser musik, gala dinner, dll. Disini juga sering dilakukan pemotretan utk pra wedding, lokasi dan settingnya lumayan keren sih…

Dari ketinggian lokasi GWK, kita akan melihat hamparan pemandangan pulau Bali bagian selatan. Terlihat bagaimana laut mengapit Bali, disebelah kiri juga nampak bandara Ngurah Rai dgn pesawat turun naik, kemudian Kuta, Jimbaran. Disisi kanan terlihat Nusa Dua, Benoa, dan tentu saja pemandangan kota Denpasar. Sayang memang, megaproyek yg rencananya selesai dlm 10th (1995-2005) mengalami kemacetan. Financial problem maybe. Entahlah. Yg jelas, kalo saja proyek ini rampung, hasilnya adalah luar biasaaaa…..

Dreamland Beach


Anda pasti sering denger kan Dreamland?. Betul…Dreamland adalah nama pantai di daerah Bukit Pecatu. Dari Kuta seh sekitar 35 menit drive. Lokasi pas-nya adalah arah GWK-Uluwatu, mmmhh….10 menit drive dr GWK ke Uluwatu, trus dikanan jalan akan terlihat komplek Bali Pecatu Graha (Kuta Golf Link Resort) dgn tembok panjang dan ada patung Garuda Wisnu dan Hanoman. Nah itu jalan masuknya. Masuk ajah melewati pos satpam yang ada dan lanjut drive. Ikuti jalan aspal, nanti anda akan ketemu lagi pos satpam dgn portalnya. Bayar per-mobil IDR 5.000.-..lanjut deh ke arah pantai. Kalo masih bingung pantainya dimana, tanya ajah deh ama satpam yg narik tarif masuk tadi.


Dreamland adalah sebuah pantai yg sangat indah dan eksotis. Dengan hamparan pasir putih halus, batu2 karang terjal, serta ombak yg cukup gede…pantai ini layak dinamakan dreamland (tanah impian). Dreamland adalah hamparan pantai disepanjang Uluwatu area yg merupakan surganya para surfer. Pantai utk surfing dimulai dari Balangan, Dreamland, Bingin, Padang2 dan terakhir di Suluban. Dengan ombak yg mencapai ketinggian sekitar 3-4 meter, surfer mania menjadikan dreamland sbg surga dan arena internasional surfing competition.

Dreamland mulai dikunjungi turis sekitar th 2001. Akses mobil yg mulai gampang adl salah satu faktor ramenya turis2 asing ke Dreamland. Pantai yg berpasir putih dan masih alami, membuat para turis ini nyaman dan betah berlama-lama untuk berjemur (sunbath) bermandikan matahari. Jangan heran kalau disini banyak ditemukan bule2 yg topless…no bra….Mereka menyewa kursi2 pantai kepada penduduk setempat sambil menikmati deburan ombak laut Hindia. Kalo foreingner seh ditawarin ongkos sewa 50rb, tp domestik bisa ditawar…10rb ajah. Disini juga banyak terdapat surfer2 professional yg mencoba menjajal ombak Dreamland, termasuk si Joe yg menjadi bintang dalam acara RCTI “Joe Millionare” itu….Potensi ini dimanfaatkan oleh penduduk setempat untuk menyewakan kamar2 bagi surfer dan membuat cafe2 kecil utk makan dan minum. Sambil menunggu sunset, pengunjung bisa menikmati bir, juice, atau air kelapa. Bagi yg suka photo2, alam Dreamland bisa menjadi lokasi yg sangat romantis dan eksotis.

Anda jangan berpikir kalo jalan ke arah pantai akan seperti pantai Kuta atau Sanur. Jalannya adalah jalan tanah, cukup berdebu, kemudian jelek lagi. Belum ada jalan aspal menuju pantai. Sampai di parkir, anda mesti jalan lagi ke pantai. Kalo pake jalan yg diselatan, tangga turunnya lumayan terjal. Turunnya seh gak masalah, naiknya itu loh…ngos2-an. Mendingan pake jalan yg utara, datar dan langsung ke pantai.

Pasar seni sukawati


Yakin deh saya kalau nama SUKAWATI udah ga asing lage bagi mereka yg pernah maupun belum pernah ke Bali. Sukawati adalah sebuah kecamatan di Kab.Gianyar. Sukawati juga nama desa. Sebenarnya, warga asli Sukawati adalah jagonya pembuat topeng khususnya topeng barong dan rangda serta perajin wayang kulit. Tapi ketenarannya kalah oleh hebohnya pasar seni yg ada disana yaitu Pasar Sukawati.


Pasar sukawati ini terletak sekitar 30km arah timur Denpasar (40 menit drive dari Kuta), dipinggir jalan raya Sukawati. Kalau dari arah Denpasar, pasar seni ada di kiri jalan dan pasar tradisional ada dikanan jalan. Gampang banget nyarinya. Disini ratusan pedagang seni berkumpul menjajakan barang2 seni, mulai dari patung kayu, lukisan, kaos, celana pendek, tas, sandal, dll. Motifnya unik dan khas Bali. Cukup puyeng juga seh kalo masuk kesini, rame banget. Tapi kalau buat yg suka shopping, Sukawati adalah surganya.

Di Sukawati WAJIB MENAWAR. Para pedagang biasanya akan buka harga tinggi. Jangan pake ragu, langsung ajah tawar ke CEBAN alias IDR 10.000.- Mereka ga marah kok, namanya juga menawar. Nah nanti silahkan dilanjutkan negosiasinya. Naikin penawaran jangan kelewatan, cukup dari 10rb jadi 11rb, kemudian naik lage 12rb dstnya sampai tawaran anda mentok. Kalo ga dikasi..cabut ajah, paling dipanggil nantinya ama yg jualan. Kalau ga dipanggil lage artinya tawaran anda ga masuk itungan modal beli dia hehehe..Kalo ajah masuk dan mereka dapat profit walau hanya 1000 perak doang, yakin anda dipanggil kok.


Belanja murah di Sukawati juga harus tetap memperhatikan kualitas barang. Mesti dicek bener kondisinya, jangan sampai ukurannya kekecilan dan tidak sesuai dengan yg terjahit dilabel, atau jahitannya jelek dan lepas. Bila perlu coba langsung disana, ga apa apa kok. Kalau sekedar buat oleh-oleh sih ga masalah. Cuman untuk dipakai sendiri, mendingan cari disekitar Kuta utk kaos-kaos, daster, atau celana pantai. Sandal manik-manik juga kualitasnya agak kurang bagus sih. Apalagi lukisannya, kualitasnya agak dibawah. Lebih baik cari lukisan di Batuan/Ubud, kualitasnya jauh. Secara umum, mode dan design yg ada di Sukawati kalah dibandingkan dengan Kuta, karena Kuta adalah pusatnya mode. Tentu saja harga juga beda boss….hehehehe…
Hampir kelupaan, orang biasa mengatakan ada 2 pasar Sukawati, istilahnya Sukawati 1 (lama) dan Sukawati 2 (baru). Sebenarnya Sukawati 1 adalah pasar yg lama dan saya tulis di blog ini, sedangkan Sukawati 2 adalah Pasar Seni Guwang yg jaraknya cuman 5km dari Sukawati 1. Tapi harga di Guwang lebih mahal dari Sukawati. Barangnya sama, lebih komplit malahan di Sukawati lama. Orang yg punya kios juga sama. Terserah anda mau jalan kemana, yang penting belanja murah dan happy…..LIHAT, COBA, TAWAR, COCOK, BUNGKUSSSS…………..
 
Copyright © tukang blog
Designer : belajar internet